Kesenian Aceh di Tanah Nusa Tenggara Timur
Pasti anda
bertanya bagaimana bisa kesenian Aceh ada di NTT? Ini merupakan salah satu
kegiatan yang di lakukan oleh sarjana Aceh
yang sedang mengabdi disana, guru muda SMT3 begitulah sebutan untuk mereka Sarjana
pendidikan yang terdaftar dalam Program SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Terluar
Terdepan dan Tertinggal ) angkatan ke 5 tahun
2015-2016. Peserta dari aceh untuk SM3T yang dikirim ke Nusa Tenggara Timur sebanyak
32 orang tersebar di 9 kecamatan di
kabupaten Manggarai.
Banyak hal yang
dilakukan disana selain sebagai tenaga pendidik di sekolah-sekolah pedalaman,
dan pastinya seluruhnya bersifat positif guna menunjang perkembangan anak-anak.
Selama satu tahun Irwanda T. Sudirman salah seorang Guru Muda SM3T memiliki
program serta trik tersendiri agar mental anak didiknya lebih berkembang dan
lebih percaya diri. Dengan mengajarkan kesenian aceh yang dia pelajari selama
ia berada dikampung halamannya. Kegiatan tersebut disambut baik pula oleh
pemerintah daerah setempat serta para orang tua murid. Hal ini terbukti dimana
mereka para murid diberikan kesempatan untuk tampil di beberapa acara yang
diselenggarakan oleh pemerintah. Salah satunya pada acara pembukaan lomba
pidato bahasa indonesia tingkat SMP se kabupaten Manggarai. Lihat Videonya disini
https://youtu.be/LqKgxHg8kE0
Irwanda T.
Sudirman mengajar di SMP Negeri 2 Satamerse kabupaten Manggarai Nusa Tenggara
Timur. Ia merupakan lulusan S1 FKIP Matematika Universitas Syiah Kuala, akan
tetapi ia juga turut aktif membantu mengajar kesenian di sekolah tersebut dengan sedikit bekal yang di pelajari di Sanggar Rangkang Endatu ( RADAT ) dan kegiatan lainnya semasa ia masih aktif sebagai mahasiswa dulunya. Dikarenakan
di sekolah tersebut hanya ada satu orang guru seni budaya, dia harus mengajar
sebanyak 28 jam selama satu minggu sebanyak 14 kelas.
Nusa Tenggara
Timur dengan potensi wisata alam, kehidupan yang masih terhitung kental dengan tatanan
adat dan budayanya menjadikan pesona tersendiri. Diantaranya Pulau komodo,
danau kelimutu, Waerebo ( kampung adat ), serta beberapa keseniannya seperti
tarian Caci ( salah satu tari
persembahan penyambutan tamu-tamu ), Congkasae,
dll

No comments:
Post a Comment